Tips Konsisten Mengerjakan Proyek Novel

269

Apakah kamu pernah atau bahkan ingin membuat sebuah novel namun selalu mengalami kendala? Menulis cerita pada puluhan bahkan ratusan lembar memang tidak semudah menulis cerita pendek yang umumnya tidak mencapai lima halaman HVS sekalipun. Di dalam sebuah novel, kamu harus menggambarkan cerita tokoh yang lebih kompleks. Mulai dari kehidupan tokoh utama, konflik-konflik yang bermunculan, hingga penyelesaiannya. Menjadi penulis novel pemula memang cukup sulit. Jangan dulu memikirkan bukumu terbit jika menulis sinopsis pun kamu merasa buntu dan mudah menyerah.

Hal terpenting yang harus dimiliki oleh seorang penulis adalah konsistensi. Kebanyakan, menciptakan novel hanya menjadi sebuah angan belaka karena orang-orang tidak konsisten dalam menulis. Pada awalnya semangat membuat konsep dasar, hari berikutnya masih semangat menulis cerita, namun setelah beberapa hari mulai merasa bosan dan berhenti. Berikut ini beberapa panduan yang bisa membantu para penulis novel, khususnya pemula, untuk bisa berhasil menulis karyanya.

1. Rencanakan Dasar Cerita

Dalam pembuatan novel, hal pertama yang harus kamu lakukan yaitu menentukan tema, sinopsis, serta judul cerita. Buatlah sinopsis yang menggambarkan rangkuman dari keselurhan ide cerita sebanyak 1 sampai 3 halaman. Kamu juga bisa memberinya judul sementara yang masih bisa diubah menjadi judul yang lebih cocok dengan keseluruhan isi cerita saat naskah sudah selesai. Selain itu, di tahap ini kamu juga perlu menentukan karakter, alur, dan jumlah bab. Karakter dan alur ini harus kuat untuk membuat cerita menarik. Adapun jumlah bab ditentukan agar kamu bisa membuat outline cerita pada setiap bab serta memperhitungkan berapa banyak kata atau lembar yang dibutuhkan pada setiap bab. Jumlah bab juga akan memudahkanmu menulis cerita karena ada ‘goals’ yang harus dituju 

2. Mulai Menulis Konsep

Meski konsep, namun maksud menulis di sini adalah menulis cerita dari awal sampai akhir ya! Dan walaupun bersifat konsep, dalam praktiknya, jangan pernah berpikir untuk melakukan penyuntingan. Hal itu hanya akan membuat proses penulisanmu terhambat. Manfaatkan outline yang sudah dibuat untuk memudahkan penyampaian cerita. Akan lebih baik jika kamu membuat target, maksimal sebulan.

3. Istirahat

Setelah naskah selesai, istirahatkan dirimu. Lupakan sejenak bahwa kamu telah menyelesaikan sebuah cerita secara utuh. Lakukan aktivitas yang membuatmu nyaman dan bahagia seperti menonton, mendengarkan lagu, ataupun berjalan-jalan ke luar.

4. Lakukan Penyuntingan

Istirahat sejenak pada cara sebelumnya akan berpangaruh pada tahap ini, yaitu penyuntingan. Dengan menjauh dari novel karyamu selama beberapa hari, pikiranmu pun akan lebih santai dan objektif ketika harus membacanya ulang. Di saat inilah kamu bisa memeriksa kesalahan ejaan, kosakata, ataupun peristiwa yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Tapi ingat ya, jangan sampai malah membuatmu merombak seluruh isi cerita!

5. Minta Pendapat Orang Lain

Setelah penulisan dan penyuntingan selesai, cobalah meminta orang lain membacanya. Kamu bisa meminta tolong orang terdekat, namun jika ingin penilaian yang lebih meyakinkan lebih baik kamu meminta tolong pada orang lain. Hal ini bertujuan agar kritik dan saran yang diberikan pun lebih objektif tanpa ada rasa segan maupun sungkan.

6. Mulai Pikirkan untuk Menghubungi Penerbit

Sebagai pemula mungkin kamu hanya ingin menjadikan karyamu sebagai bahan pembelajaran untuk kembali menghasilkan karya yang lebih baik di masa depan. Akan tetapi jika kamu merasa yakin dengan cerita yang kamu miliki, maka tidak ada salahnya jika kamu mulai mempertimbangkan untuk menghubungi penerbit dan berkonsultasi. Kamu juga bisa memanfaatkan penerbit-penerbit buku online. Cobalah mencari pihak penerbit yang sekiranya bisa memudahkan dan menguntungkan dalam menerbitkan karya novelmu.

Sebagai penulis tentunya kamu akan menghadapi berbagai rintangan yang muncul bahkan dalam dirimu sendiri mulai dalam hal suasana hati, kesabaran, kepercayaan diri, serta kedisiplinan. Namun dengan tekad yang kuat, percayalah bahwa kamu bisa melakukannya dengan baik. Semoga berhasil!

[zombify_post]

Previous articlePeluang Bisnis Dengan Menjadi Selebgram
Next articleRekomendasi Film Horor Terbaik dengan Jalan Cerita yang Unik