Unik! Konsep Pembelajaran Sekolah Anti-mainstream yang Ada di Dunia

253

Banyak hal yang dapat dilakukan oleh pihak pengelola sekolah demi menaikan kualitas pendidikan dan sistem pembelajaran di sekolah agar dapat memacu kinerja dan prestasi para siswa. 

Misalnya dengan meningkatkan kualitas dan mutu guru, merancang kembali kurikulum, hingga menciptakan sistem belajar unik yang cocok dan dapat diterima para siswa. Contohnya seperti sistem belajar yang diberlakukan beberapa sekolah yang akan kita bahas kali ini.

Silahkan baca sampai habis artikel ini.

1. Pendidikan Berbasis Riset dan Komunitas di Sanggar Anak Alam, Indonesia

Konsep pembelajaran unik yang pertama datang dari dalam negeri. Yaitu di Sanggar Anak Alam (Salam) yang terletak di Nitiprayan, Bantul. Sekolah ini diprakarsai oleh seorang yang bukan datang dari latar pendidikan khusus. Namanya adalah Toto Rahardjo.

Disekolah ini, sistem pembelajaran dilakukan dengan berbasis pada riset atau penelitian agar daat memancing minat dan rasa ingin tahu para siswanya. 

Flownya adalah, para siswa akan mengajukan ide penelitian kepada guru, kemudian para guru dan fasilitator akan membantu menyusun kerangka berfikir, kemudian para siswa akan menganalisis dan membuat suatu kesimpulan dari hasil riset tersebut.

Untuk ide dan gagasan dari riset ini banyak diambil dari kehidupan sehari-hari agar lebih mudah dimengerti oleh para peserta didik.

Sanggar Anak Alam ini juga melibatkan beberapa komunitas didalam proses pembelajarannya. Dan uniknya, orang tua para siswaa juga dapat berperan. Jika ada orang tua yang memiliki profesi tertentu, maka pihak sekolah akan meminta mereka untuk mengisi kegiatan Ekskul di sekolah.

Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan hubungan harmonis antara siswa dan juga para orang tua.

2. Konsep Open Space di Orestad Gymnasium, Denmark

Di negara Denmark, ada salah satu sekolah unik yang memiliki slogan “Producers of content, not just customers. Orestad Gymnasium mencipatakan bangunan sekolah yang hanya memiliki satu ruangan besar atau yang lebih dikenal dengan istilah open space

Di ruangan kelas open space ini, tidak ada sekat antar kelas dan para guru hanya menyajikan 50% proses pembelajaran. Sedangkan 50% sisanya, para siswa dipersilahkan untuk menggunakan kreativitas dan inovasinya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Meskipun tidak ada sekat dalam 1 ruangan tersebut, proses belajar tetap berlangsung dengan baik dan tentunya dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang proses belajar mengajar.

3. Big Picture Learning di Rhode Island, USA

Jika di Indonesia, para siswa baru mulai dikelompokan berdasarkan minat masing-masing ketika duduk di sekolah lanjutan atas seperti SMA dan SMK, di Rhode Island, Amerika Serikat cukup berbeda.

Disana, mereka menerapkan sistem pembelajaran Big Picture Learning. Dimana, semenjak masih di sekolah dasar para siswa sudah diarahkan berdasarkan potensi dan minat masing-masing.

Kemudian mereka akan terus dibimbing oleh para mentor dan guru yang berpengalaman selama proses pembelajaran berlangsung.

4. Sistem Self Paced Learning di Steve Jobs School, Belanda

Sistem pembelajaran berikutnya mungkin sedikit membuat kaget. Karena sekolah yang terletak di Belanda ini tidak memiliki guru sama sekali dan juga tidak ada pembagian kelas. 

Jika di Indonesia yang menentukan modul pembelajaran di sekolah adalah para guru, di Steve Jobs School ini cukup berbeda. Karena para siswalah yang membuat IDP atau Individual Development Plan. Ini merupakan rancangan belajar masing-masing siswa selama disekolah.

Setelah seluruh IDP terkumpul, para siswa akan dibagi dalam core group beranggotakan 25 orang, dengan maksimum perbedaan usia 4 tahun. Nantinya, tiap kelompok akan memiliki mentor masing-masing untuk membantu proses pembelajaran ini. 

Salah satu kelebihan dari metode pembelajaran ini adalah keunikan dari masing-masing peserta didik akan sangat dihargai dan dibantu untuk berkembang melalui minat mereka masing-masing.

5. Summerhill School, Sekolah Yang Bebas Masuk dan Bolos di Inggris

Dan yang terakhir mungkin merupakan sekolah impian bagi sebagian besar anak di Indonesia. Karena di sekolah ini, tidak ada yang namanya ujian, kurikulum hingga kalian bisa mengatur jadwal masuk kapan saja sesuai keinginan.

Summerhill School adalah sebuah sekolah yang terletak di Inggris yang memberikan kebebasan terhadap para peserta didiknya selama tidak mengganggu orang lain. Jadi jika ada anak yang ingin bermain, mereka diijinkan untuk pergi ke gudang dan bermain atau membuat sesuatu.

Akan tetapi, tetap ada beberapa peraturan yang perlu disepakati antara guru dan siswanya. Di sekolah yang super bebas ini, pihak pengelola berharap agar setiap individu dapat bertanggung jawab atas tindakan dan perkataan masing-masing.

Itulah 5 konsep belajar paling unik di dunia. Kalau kalian sendiri, paling menyukai konsep pembelajaran yang mana?

[zombify_post]

Previous articleMitos Kerajaan Shambala, Sebuah Kerajaan Mistis Yang Memiliki 0% Hal Negatif didalamnya
Next articleMengenang Perjalanan Karier Mpok Omas dan Fakta-Fakta tentang Kematiannya