Untuk Para Ibu yang Struggle Merawat Anak, Janganlah Putus Asa!

Ketika kamu sudah menikah dan mengemban diri menjadi seorang ibu. Maka banyak perjuangan juga yang akan terus mewarnai hari-hari dalam kehidupanmu setelahnya. Utamanya bagi kamu Ibu baru yang memiliki sorang anak. Akan dimulai dari selalu belajar dan mengendalikan ego diri sendiri. Kata sabar akan terus kamu ucapkan pada dirimu. Karena akan banyak sekali terpaan yang mungkin kamu hadapi dari setiap omongan orang yang menghampiri dan kamu dengar. Kita haruslah tetap menghadapinya dengan sabar dan survive karena demi anak juga. Seperti misalnya mungkin kalian pernah ditanya seperti ini:

“Lahirnya normal atau Caesar?”

“Anaknya dikasih sufor atau ASI? Kok kurus sih”

“Anaknya jangan terlalu gendut, kasian sulit ngapa ngapain…”

Padahal disamping dari semua pertanyaan-pertanyaan tersebut berat badan dan tinggi sang anak masih sesuai dengan standart di buku pink KMS. Semua orang tersebut hanyalah penonton dan komentator. Bisanya hanya melihat dan berkomentar dengan hal-hal yang mungkin tidak terlalu mereka tahu. Namun, bahkan tidak jarang pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin keluar dari anggota keluarga sendiri. Tapi, hal tersebut jangan terlalu difikirkan lebih dari satu menit. Ibarat kata dengarkan dan keluarkan langsung dari telinga jangan dimasukkan ke dalam hati. Ini hanya akan menjadi penghalang untuk kita dalam merawat anak-anak.

Kita semua tentu saja ibu yang hebat! Kitalah yang tahu bagaimana kita berjuang dalam mengurus anak dan akan selalu memberikan yang terbaik kepada anak kita. Anak yang selalu bahagia jika bersama kita, senyum anaklah yang utama. Tawa candanya ketika bersama kita sangatlah berharga. Jangan sampai kesalahan kita kepaada ocehan mereka berimbas buruk terhadap anak kita. Kita jadi menyalahkan anak kita dan merasa mereka adalah penyebabnya.

Percaya Jika yang Kamu Lakukan Adalah Hal Terhebat Bagi Anak

Mungkin hal tersebut pernah kalian alami dan tak jarang mungkin tangisan hadir disela-sela perjuangan tersebut. berjuang dalam mengurus anak, untuk anak, merawat anak, mendidik anak, dan memberikan makanan yang halal yang akan terus mengalir dalam tubuh seumur hidupnya. Semua hal itu, apabila telah kalian lakukan, sangatlah hebat. Sangat hebat!

Mencari Tempat Ternyaman Untuk Curhat

Ketika kamu berada pada posisi terburuk maka carilah tempat ternyaman untuk curhat, mungkin suami atau ibu kalian sendiri. Suami dan orang terdekat seperti halnya ibu merupakan support system yang dapat membuat kalian  tidak sendirian.

Buat Diri Sendiri Merasa Senang

Nah, disela-sela kesibukan tersebut, mungkin kamu dapat meminta tolong kepada suami dan ibu kita yang usulnya adalah nenek dari anak kita. Orang tua kita bisanya akan senang apabila bermain dengan cucu. Ketika itulah kita dapat memanfaatkan dengan me time untuk menikmati secangkir teh atau kopi kesukaan, sekedar untuk menghilangkan penat. Menonton tayangan drama dan film kesukaan atau melakukan hobi lainnya juga dapat kalian lakukan. Hal ini dapat sedikit menghilangkan stress karena kita juga manusia biasa.

Tetap Bersyukur Dengan Semua Pemberiannya

Kunci utama dari itu semua adalah tetap bersyukur dan bahagia dengan apa yang kalian miliki. Bahagia karena kita memiliki anak yang sehatmeski tidak sesuai dengan standart omongan orang lain, yang terpenting perkembangan tumbuh kembang anak sesuai dengan standar di buku KMS atau WHO. Tetap bersyukur karena kita telah diberikan amanah oleh Allah SWT untuk merawat anak dan mengurusnya sebaik mungkin. Apapbun tingkah laku anak hanya kita yang bisa mengaturnya, percayalah dengan melihat tawa dan senyum mereka maka itu adalah infus kehidupan alami yang dapat membuat kita kembali semangat.

Tetap Sayangi Buah Hati Dalam Setiap Kondisi

Sayangi selalu buah hati dengan tetap membimbing dan merawatnya sepenuh hati. Semangat untuk kita semua ibu di dunia! Jangan hiraukan perkataan orang lain yang dapat membuatmu terpuruk dan berkecil hati. Tetap semangat!