Waspada Pecinta Kopi, Ini 4 Kasus Kematian Karena Kopi Oplosan

Bukannya bikin mata melek dan bersemangat, 4 pencinta kopi dibawah ini malah diketahui meninggal dunia. Meskipun kopi termasuk minuman sehat tetapi memang anda semua harus bijak juga saat mengonsumsinya.

Kopi secara umum memberikan dampak positif pada tubuh jika dikonsumsi dengan porsi tepat. Lain cerita ketika dikonsumsi secara berlebihan atau dijadikan campuran dengan bahan lain. Efeknya justru bisa jadi berbahaya.

Dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa kopi yang dikonsumsi secara berlebihan bisa membuat seseorang mengalami sakit kepala, stres hingga insomnia. Dan ternyata efek paling buruk, kopi juga terbukti bisa membuat orang kehilangan nyawa jika dioplos dengan minuman lain.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 4 kasus kematian yang melibatkan kopi.

Minum Kopi dicampur minuman energi

Kopi dan minuman berenergi sama-sama mengandung kafein. Otomatis, ketika keduanya dicampur maka kandungan kafeinnya sudah pasti akan melonjak. Sementara tubuh manusia sendiri memiliki batas toleransi asupan kafein harian.

Dilansir dari CNN, seorang remaja berusia 16 tahun bernama Davis Allen dari Amerika Serikat harus meregang nyawa setelah ia diketahui terlalu banyak mengonsumsi kopi yang sudah dioplos dengan minuman berenergi.

Davis diduga mengalami aritmia, yakni kelainan detak jantung yang mempengaruhi sistem pompa darah dari jantung ke organ tubuh lainnya. Davis diketahui mengonsumsi 3 kaleng kopi dan minuman berenergi sebelum pingsan dan meninggal dunia.

Minum es kopi

Kasus kematian setelah minum kopi juga pernah terjadi di Indonesia, tepatnya di Pasuruan, Jawa Timur. Seorang remaja berusia 15 tahun meninggal dunia usai minum kopi.

Kejadian ini bermula saat remaja bernama Firman tersebut nongkrong bersama dua rekannya di warung. Ketiga remaja tersebut kemudian memesan es kopi jenis cappuccino. Tak lama setelah menyeruput es kopi, Firman langsung kejang dan jatuh dari tempat duduknya.

Tak sempat mendapat penanganan medis, Firman dinyatakan meninggal dunia. Polisi langsung menyelidiki kasus ini dan membawa es kopi yang diminum Firman. Sementara itu, Firman sendiri diketahui memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan larangan konsumsi kopi.

Kopi campur alkohol

Di Amerika Serikat, ada orang-orang yang gemar mencampur kopi dan alkohol. Tujuan dari pencampuran minuman ini agar mendapat efek mabuk yang lebih cepat. Padahal hal ini sangat berbahaya.

Sebuah kasus pernah dialami oleh seseorang yang bernama Athena Gervais. Remaja berusia 14 tahun tersebut mencampur kopi dengan alkohol saat melakukan pesta. Ia meneguk beberapa gelas campuran minuman ini.

Tak lama setelah minumannya habis, Athena langsung tak sadarkan diri. Mirisnya, tak ada orang di pesta tersebut yang mengetahui kalau ia meninggal. Semuanya mengira Athena hanya mabuk saja. Hingga akhirnya ia baru diketahui meninggal dunia setelah keesokan harinya.

Minum Pil Kafein

Kafein bukan hanya terdapat dalam kopi saja, ada juga pil yang mengandung kafein. Satu butir pil ini setara dengan segelas kopi hitam.

Seorang pria bernama James Stone diduga membutuhkan asupan kafein agar tetap bisa terjaga. James disebut harus begadang semalam suntuk demi bisa mengirimkan aplikasi lamaran kerja secara online.

Bukan mengandalkan kopi, James memilih menenggak pil kafein. Tak tanggung-tanggung, James diduga mengasup 25-30 pil kafein ini. Tubuhnya pun ditemukan tak bernyawa di keesokan harinya. Bayangkan saja, James seperti mengonsumsi 25-30 gelas kopi sekaligus.